Jumat, 12 November 2010

Sebastiano Rossi

Sebastiano Rossi (lahir 20 Juli 1964) mantan Kiper sepak bola Italia yang bermain untuk beberapa Klub terutama AC Milan, Dimana dia memenangkan lima kali scudetto. Secara total, ia membuat 346 penampilan di Serie A, 240 diantaranya untuk Milan.

Karir

Rossi lahir di Cesena. Dia Menolak kesempatan untuk bermain basket, ia bergabung dengan klub kampung halamannya, AC Cesena, pada tahun 1979 di usia lima belas tahun. Mereka berada di Seri B, Kasta kedua sepak bola Italia. Dia tidak Memulai debut liga sampai musim 1982-83, selama Bermain satu tahun dengan Forlì AC, sebuah klub kecil di Seri C1. Beberapa musim dia gagal , termasuk saat di Empoli FC (Juga di Serie B). Setelah semusim lebih ia berada di Rondinella Calcio, dia akhirnya menjadi kiper Pilihan pertama Cesena-, membuat 33 penampilan selama musim 1986-87. Pada akhir musim, manajer Bruno Bolchi digantikan oleh Alberto Bigon (kebetulan, pemain Milan juga). Selama dua musim dia menangani, Bigon mampu mencapai promosi ke Serie A. Pada tahun 1989, Bigon kemudian menangani SSC Napoli. Penggantinya adalah Marcello Lippi, pada saat itu seorang pelatih yang relatif biasa-biasa saja membuat debut manajerial di Serie A. Selama musim pertama pada jam terbangnya, Rossi sudah diketahui oleh AC Milan, siapa yang tidak mengenal klub yang memenangkan dua kali berturut-turut Piala Eropa dalam semusim terakhir. Tentu Tidak dapat menolak tawaran Milan, ia bergabung dengan julukan The Dream Team yang akan mendominasi sepak bola Italia pada tahun 1990-an.

Setelah satu musim sebagai cadangan untuk Andrea Pazzagli, Rossi menjadi kiper pilihan pertama Milan. Kemudian, ia menikmati sukses besar di belakang Bek kelas dunia seperti Paolo Maldini, Franco Baresi, Mauro Tassotti, Alessandro Costacurta, Marcel Desailly, dan Christian Panucci. Ironisnya, pertahanan yang kuat adalah salah satu alasan mengapa Rossi jarang dipanggil untuk tim nasional Italia, Arrigo Sacchi, yang melatih tim nasional selama ini, ternyata merasa bahwa itu adalah pertahanan dan bukan kiper yang membuat Milan sukses besar. Di bawah bimbingan Fabio Capello, yang Invincibles,sukses dengan 58 pertandingan tak terkalahkan dan memenangkan empat scudetto dalam lima musim. Setelah 1996 , Milan tiba-tiba jatuh dari takhta, finis urutan 11 pada tahun 1997 dan urutan 10 pada tahun 1998. karir Rossi sendiri menurun secara bersamaan, ia tampil bermain semakin sedikit, akhirnya kehilangan tempat Utama pilihan pertama jatuh pada Christian Abbiati. Dia memenangkan scudetto berikutnya pada tahun 1999, tetapi setelah musim 2000-01, dia pindah ke Perugia Calcio, yang mengalami krisis kiper pada saat itu. Dia tampil dalam 24 laga liga dalam dua musim, sebelum akhirnya ia gantung sepatu di tahun 2003.

Seiring dengan lima Scudetti, Rossi memenangkan dua Piala Super Eropa, satu Piala Intercontinental, tiga Piala Super Italia, dan satu trofi Liga Champions selama membela Milan. Ia dianggap salah satu kiper terbaik yang di milaiki oleh Milan. Dia bermain dalam satu pertandingan terakhir di San Siro dalam pertandingan testimonial untuk Demetrio Albertini, rekan tim nya pada sepuluh musim terakhir.

Sebastiano Rossi saat ini menjadi pelatih kiper 'di AC Milan junior

Rekor

Rossi juga pemegang rekor streak terpanjang tanpa kemasukan dalam sejarah Serie A . Dalam rentang 11 pertandingan sejak 12 Desember 1993-27 Februari 1994, ia menyimpan lembaran bersih slama 929 menit berturut-turut, sebelum dikalahkan oleh tendangan jarak jauh yang sangat baik oleh Foggia's Igor Kolyvanov di San Siro. Namun demikian, Rossi masih mengalahkan rekor yang di pegang oleh Dino Zoff pada musim 1972-73 dengan perbedaan 26 menit.

Data Pribadi

tanggal lahir: 20 July 1964

tempat lahir : Cesena, Italy

Tinggi : 1.98 m

Posisi : Goalkeeper

Karir

Tahun Klub Main gol

1982–1984 Cesena 0 (0)

1982–1983 → Forlì (Pinjam) 11 (0)

1984–1985 → Empoli (pinjam) 0 (0)

1985–1986 → Rondinella (Pinjam) 28 (0)

1986–1990 Cesena 127 (0)

1990–2002 AC Milan 240 (0)

2002–2003 Perugia 12 (0)

 -Z.M-

Alessandro Billy Costacurta

Alessandro Costacurta (lahir pada tanggal 24 April 1966 di Orago) adalah seorang pemain sepak bola asal Italia. Dia adalah seorang bek tengah (defender). Untuk saat ini ia masih aktif bermain untuk A.C. Milan dimana ia sudah bermain di klub tersebut sejak tahun 1987.

Bersama tim nasional Italia ia mengikuti ajang Piala Dunia tahun 1994, Piala Dunia tahun 1998 dan juga Piala Eropa 1994. Ia pensiun dari tim nasional pada tahun 1998 dengan total penampilan 59 kali.

Bersama Milan, Ia telah memenangkan 7 kali titel Serie A, Piala Champion Klub Eropa sebanyak 4 kali (1989, 1990, 1994, 2003).

Saat itu (Agustus 2005) ia masih terikat kontrak selama 1 tahun bersama Milan, yang berarti ia masih akan menjadi pemain walau ia sudah berusia 40-an. Ia adalah salah satu pemain setia untuk Rossoneri.

Perjalanan Karier (sampai musim 2004/2005)

Seri A, debut 25 Oktober 1987, Verona-Milan 0-1

Total Penampilan di Seri A, 419 (30 kali bersama Monza sebagai pemain pinjaman) total Gol 2. Total Penampilan di Piala Italia, 70 kali. Total Penampilan di kejuaraan Eropa, 116 Kali.

International Karir

dia sangat di andalkan di tim nasional Italia sepanjang tahun 1990-an, Costacurta bermain untuk negaranya pada Piala Dunia tahun 1994 dan 1998, serta Euro 96. Setelah kekalahan tahun 1994di final Liga Champions, ia juga kehilangan gelar Piala Dunia 1994 yg di kalahkan oleh Brazil di Final. Dia pensiun dari Tim Italia l dengan 59 caps pada tahun 1998.

Karir Kepelatihan

Setelah pensiun, di musim 2007-08 Costacurta menjadi anggota staf pelatih Carlo Ancelotti sebagai asisten teknis, sambil menunggu mendapatkan lisensi sendiri. Pada akhir musim, ia berhasil memperoleh Lisensi dan berbagai media Italia memberitakan bahwa ia menginginkan menjadi menajer . Namun ia menolak tawaran di Tim Pisa yang ditawarkan oleh pemilik klub baru Luca Pomponi segera setelah penyelesaian pengambilalihan klubnya, dengan alasan masih ingin tetap di Milan dan tinggal di rumah sambil mengurus anaknya, sementara istrinya ibuk diluar dengan teaternya.

Pada tanggal 27 Oktober 2008 Costacurta diresmikan sebagai pelatih kepala baru Tim promosi Serie B Mantova, setelah pemecatan bos sebelumnya Giuseppe Brucato. Namun. Waktu di Mantova dia tidak berhasil, karena ia gagal mengangkat l Mantova dan akhirnya dia memilih mengundurkan diri dari posisi pelatih setelah kalah 1-0 dari Vicenza.

Data pribadi

Tanggal lahir 24 April 1966

Tempat lahir Orago Italia

Tinggi 1,83

Posisi Bek Tengah

Karir Klub

Tahun Klub Main (Gol)

1986–2007 AC Milan 458 (3)

1986-1987 Monza (pinjam) 30 (0)

Karir Timnas

1986-1990 Italia U21 8 (0)

1991-1998 Italia 59 (0)

Marco Van Basten

Marcell "Marco" van Basten (lahir di Utrecht, Belanda, 31 Oktober 1964; umur 45 tahun) adalah seorang mantan pemain sepak bola berkebangsaan Belanda. Ia adalah mantan pelatih tim sepak bola Belanda dan mantan pelatih Ajax Amsterdam. Sebelumnya, semasa masih menjadi pemain ia bermain untuk tim Ajax Amsterdam dan A.C. Milan di tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an. Ia dikenal sebagai salah satu penyerang depan yang handal di sepanjang sejarah dan mencetak sebanyak 276 gol dalam kariernya. Dikenal atas kekuatannya dalam penguasaan bola, kemampuan taktis serta tendangan keras dan volinya yang spektakuler, van Basten meraih penghargaan Pemain Sepak bola Terbaik Eropa sebanyak tiga kali (tahun 1988, 1989 dan 1992) juga Pemain Terbaik Dunia FIFA di tahun 1992. Kariernya sangat singkat, pada umur 29 tahun, ia sudah pensiun karena cederanya yang parah dan kambuhan. Bahkan, pada penghormatan terakhirnya di San Siro, membuat pelatih Milan saat itu, Fabio Capello menangis

Karir Manajer

Van Basten resmi meninggalkan AC Milan pada tahun 1995 dan pensiun dari sepak bola, Ia Pernah menyatakan tidak akan pernah menjadi manajer. Namun, ia berubah pikiran dan mengambil kursus dengan Royal Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB). tugas pertamanya sebagai seorang manajer adalah sebagai asisten t Schip mantan rekan setimnya John van 'dengan tim kedua AFC Ajax di 2003-04. Pada tanggal 29 Juli 2004, van Basten dinobatkan sebagai manajer baru tim nasional Belanda, dengan t Schip van 'sebagai asistennya.

Sebagai manajer, ia segera membuktikan dirinya sebagai seorang yang berprinsip kuat. Van Basten terkenal dengan jarang mamainkan pemain reguler seperti Clarence Seedorf, Patrick Kluivert, Edgar Davids dan Roy Makaay dan Mark van Bommel benched, karena ia percaya bahwa merekasudah habis masa ke emasannya.

Ada juga menyerukan van Basten untuk memanggil Dennis Bergkamp, yang telah pensiun dari tim nasional enam tahun sebelumnya. Van Basten lalu mengungkapkan kepada media bahwa dia tidak akan pernah mau memanggil walaupun keinginan Bergkamp sendiri

Untuk yang pertama kalinya dalam beberapa dekade, tak satu pun dari "Tiga Besar" Klub (AFC Ajax, PSV, dan Feyenoord) menjadi tulang punggung untuk tim nasional. Sebaliknya, pendatang baru AZ mengirimkan banyak pemain seperti Denny Landzaat, Barry Opdam, Barry van Galen, Ron Vlaar, Jan Kromkamp dan Joris Mathijsen. pilihan yang tak terlewatkan lainnya adalah Khalid Boulahrouz, Hedwiges Maduro, Ryan Babel dan Romeo Castelen yang dipilih. Van Basten juga ingin memasukkan pemain Pantai Gading Salomon Kalou, tapi gagal ketika Kalou ditolak kewarganegaraan Belanda oleh pihak imigrasi yang dipimpin oleh Rita Verdonk. Kalou akhirnya menerima panggilan untuk bermain di Pantai Gading.

Di bawah pimpinannya, tim tidak terkalahkan dalam grup mereka dikualifikasi Piala Dunia dan berhasil melewati tahap grup di Piala Dunia FIFA 2006, namun dkalahkan oleh Portugal 1-0 di babak 16 besar. Van Basten sangat dikritik karena mencadangkan Ruud van Nistelrooy (yang telah mencetak 28 gol untuk Belanda) sebelum pertandingan ini,malah memasukan Dirk Kuyt, yang tidak produktif sepanjang turnamen.

Pada bulan November 2006, van Bastenmemanggil Gelandang AC Milan Clarence Seedorf untuk pertandingan persahabatan melawan Inggris di Amsterdam ArenA. Pada bulan Mei 2007, van Basten mengumumkan mengakhiri sengketa yg berlangsung lama Ruud van Nistelrooy,

Van Basten memiliki kontrak dengan KNVB untuk mengelola tim nasional Belanda hingga 2008. Para KNVB telah menyatakan keinginannya untuk memperpanjang kontraknya untuk memasukkan rute kualifikasi Piala Dunia 2010 FIFA Piala Dunia di Afrika Selatan. Pada tanggal 22 Februari 2008, van Basten menandatangani kontrak empat tahun dengan AFC Ajax, mulai 1 Juli . Terakhir-Nya demikian adalah UEFA Euro 2008,

Van Basten menjadi pelatih Ajax setelah Euro 2008, namun mengundurkan diri pada tanggal 6 Mei 2009 setelah timnya gagal lolos ke Liga Champions.

Data Pribadi

Nama :Marcel van Basten

Tanggal lahir :31 Oktober 1964

Dilahirkan :Utrecht, Netherlands

Posisi : Penyerang

Karir Klub

Tahun Klub Main (gol)

1982-1987 Ajax 133 (128)

1987-1993 AC Milan 147 (90)

Karir Timnas

1981 Belanda U21 15 (13)

1983-1992 Belanda 58 (24)

Ruud Gullit

Ruud Gullit (lahir di Amsterdam, Belanda, 1 September 1962 ) adalah seorang pemain sepak bola Belanda. Ia bersama dengan Marco van Basten dan Frank Rijkaard merupakan bagian dari timnas sepak bola Belanda yang memenangkan Piala Eropa pada tahun 1988.

Ruud Gullit, yang sebenarnya bernama Ruud Dil, lahir di Amsterdam sebagai anak di luar nikah dari seorang Suriname bernama George Gullit dan wanita asli Amsterdam bernama Ria Dil. George Gullit berhijrah dari Suriname pada tahun 1958 dengan istri dan ketiga anaknya. Ria Dil adalah wanita simpanannya. Mudah dicirikan karena memiliki gaya main yang begitu keras, berbadan besar, dengan tendangan yang sangat akurat, serta ciri khasnya, rambut gimbal yang unik.

Nama lengkap Ruud Dil Gullit

Tanggal lahir 1 September 1962 (umur 48)

Tempat lahir Amsterdam, Belanda

Tinggi 1.86 m (6 ft 1 in)

Posisi bermain Bek/Gelandang/Striker

Tahun Klub Tampil (Gol)

1979-1982 HFC Haarlem 91 (32)

1982-1985 Feyenoord Rotterdam 85 (30)

1985-1987 PSV 68 (46)

1987-1993 AC Milan 117 (35)

1993-1994 Sampdoria 31 (16)

1994-1995 AC Milan 8 (3)

Nov.94-95 Sampdoria 22 (9)

1995-1998 Chelsea 32 (4)

Tim Nasional

1981-1994 Belanda 66 (17)



Filippo (Super Pippo) Inzaghi

Filippo Inzaghi (lahir di Piacenza, 9 Agustus 1973; umur 37 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Italia yang berposisi sebagai penyerang. Julukannya adalah Pippo atau Superpippo. Saat ini ia bermain bagi AC Milan yang telah dibelanya sejak tahun 2000. Adiknya, Simone Inzaghi, juga adalah seorang pemain sepak bola profesional. Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah dalam kompetisi Eropa (70 gol per 5 Desember 2007).

Kariernya dimulai di Piacenza pada tahun 1991. Tahun 1995 ia pindah ke Parma A.C.. Setahun kemudian ia bergabung ke Atalanta B.C. dan di situ kariernya bersinar, mencetak 24 gol dalam 33 penampilan. Hal tersebut membuat Juventus tertarik kepadanya dan pada musim berikutnya Inzaghi bergabung ke Juventus. Setelah menghabiskan tiga musim di Juventus, ia pindah ke AC Milan pada tahun 2000. Di situ kerjasamanya dengan Shevchenko banyak membuahkan gol meskipun ia kerap mengalami cedera.

Inzaghi dikenal sebagai pemain yang sering offside serta sering dikritik karena sering melakukan diving untuk mendapatkan tendangan bebas atau penalti.



Karir Klub

Saudara dari sesama pesepakbola Simone Inzaghi, Inzaghi Memulai karirnya di klub kampung Piacenza Calcio sewaktu muda pada tahun 1991, tetapi bermain hanya dua kali penampilan sebelum dipinjamkan ke Serie C1 sisi Leffe, bersamanya ia mencetak 13 gol yang mengesankan di 21 pertandingan. Pada tahun 1993, Inzaghi pindah ke klub Serie B Verona dan mencetak 13 gol dalam 36 penampilan. Sekembalinya ke Piacenza, ia mencetak 15 kali dalam 37 game dan membuktikan dirinya sebagai prospek pemain muda berbakat.

Inzaghi membuat debut Serie A ketika ia dipindahkan ke AC Parma pada tahun 1995, namun hanya mencetak dua gol dalam 15 pertandingan. Ia pindah ke Atalanta musim berikutnya, finishing sebagai Capocannoniere (top skorer Serie A) dengan 24 gol.

Juventus

Juventus FC membelinya dengan 23 milyar lira Italia. Dia menjadi tandem yg tangguh bersama dengan Alessandro Del Piero dan Zinedine Zidane, sebuah tandem yang terus berlangsung selama empat musim,membuat Inzaghi bermain paling lama dengan satu tim pada saat itu. Juventus memenangkan Scudetto pada musim 1997-1998 di mana Inzaghi mencetak gol, dan menentukan Scudetto dan menang atas Bologna, namun kalah 1-0 di final Liga Champions oleh Real Madrid.

Milan

Meskipun membukukan 58 gol dalam 122 game untuk Juventus, , lalu kemudian AC Milan mendatangkan dengan bayaran 70 miliar Lire Italia,] atau 45 juta Euro ditambah Cristian Zenoni. (Sky Sports melaporkan total angka yang lebih kecil, £ 17M ) untuk musim awal Fatih Terim pada 2001-02 . Juventus mengumumkan bahwa penjualan Inzaghi menghasilkan laba bersih sebesar € 31m ke klub, Namun,. Inzaghi mengalami cedera lutut dan kehilangan paruh musim pertama . Setelah kembali, ia mampu mencetak gol dan menjadi mitra yg hebat dengan Andriy Shevchenko, dan ia benar2 bekerja keras untuk mencapai berbagai piala yg mengesankan dengan Rossoneri, di antaranya 2002-03 Liga Champions (di mana Milan mengalahkan tim sebelumnya, Juventus, dalam final lewat adu penalti), bersama dengan tahun 2003 Coppa Italia dan Scudetto 2003-04. Ia menandatangani perpanjangan kontrak pada bulan November 2004.

Inzaghi mampu sepenuhnya pulih dari cedera lutut yang terus-menerus menimpanya, selama dua tahun.lalu ia kembali menjadi predator untuk mencetak gol dengan 12 gol dalam 22 pertandingan Seri A pada 2005-06, bersama dengan empat skor dalam lima penampilan CL. Pada tanggal 23 Mei 2007 di final Liga Champions 2007 di Athena, ia mencetak kedua gol Milan untuk kemenangan mereka 2-1 atas Liverpool pada laga ulang tahun 2005 yg lalu . Dia menyatakan setelah pertandingan:

Ini adalah mimpi aku sejak kecil untuk skor dua kali di final, dan pertandingan kemarin adalah laga paling penting dalam hidup saya. Itu adalah permainan yang tak terlupakan. Ini adalah sesuatu yang akan menjadi sejarah sepanjang hidup saya, dengan dua gol di final

Pada awal musim 2007-08 ia kembali hadir di Athena, dan mencetak gol di Piala Super dalam kemenangan 3-1 Milan atas Sevilla. Inzaghi capped tahun itu dengan mencetak dua gol di final Piala Dunia 2007 Club, membantu Milan menang 4-2 melawan Boca Juniors untuk membalas dendam atas kekalahan adu penalti pada tahun 2003.

Pada tanggal 24 Februari 2008, Inzaghi mencetak gol matchwinning di Milan menang 2-1 atas Palermo dengan sundulan kepala , dan menandai gol pertamanya Serie A di lebih dari setahun. kemudian diikuti oleh lebih sepuluh gol di liga, yang terakhir melawan Udinese. penampilan melawan Udinese adalah penampilannya yang ke 100 untuk klub dalam pertandingan resmi. Pada bulan November 2008, ia menyetujui untuk perpanjangan kontrak sampai Juni 2010. Pada tanggal 8 Maret 2009, Inzaghi mencetak hat-trick pertama musim ini melawan Atalanta ketika mereka menang 3-0 di San Siro. dalam karir 300 Nya datang di pertandingan 4-1 denagan Siena yg jauh dari rumah. Dia kemudian melanjutkan mencetak tiga gol melawan Torino, kedua topi-trick profesional dalam beberapa bulan. Dengan ini, baru hat-trick 'Super Pippo' lah yg kemudian menjadikan rekor pemain yang paling banyak hat-trik di Serie A selama 25 tahun terakhir. Dengan trik topi-10, Inzaghi. sebelumnya Giuseppe Signori (9), Hernan Crespo (8), Roberto Baggio, Marco van Basten, Gabriel Batistuta, Abel Balbo, dan Vincenzo Montella (7). Inzaghi telah mencetak satu hat-trik untuk Atalanta, empat untuk Juventus, dan lima untuk Milan.

Pada musim 2009-10, Inzaghi diturunkan sebagai pemain cadangan dengan kontrak yang berakhir pada bulan Juni 2010. Pada tanggal 21 Mei 2010, ia ditawari kontrak baru slama satu tahun yang berlangsung sampai dengan 30 Juni 2011.

Dalam Liga Champions, Liga 2010-11 pada 3 November, 2010, ia bermain melawan Real Madrid di penyisihan grup, Milan tertinggal 1-0, kemudian Inzaghi mencetak gol ganda di babak kedua untuk Milan dan memimpin 2-1 sebelu Pedro menyamakan kedudukan pada 90 menit terakhir , skor akhir menjadi 2-2.

Rekor Kompetisi Eropa

Inzaghi menjadi pemain pertama yang mencetak dua hatr-trick di Liga Champions (keduanya dengan Juventus) ketika ia bermain imbang 4-4 di babak penyisihan grup dengan Hamburg pada tanggal 13 September 2000.dan kemenangan pertama 4-1 atas Dynamo Kyiv selama 1997-98 di perempat final. Inzaghi mencetak rekor sepertiga Liga Champions hat-trick dalam kemenangan 4-0 melawan Deportivo di musim 2002-03, saat bermain untuk Milan. rekor ini kemudian di ikuti oleh Michael Owen, yang telah mencetak dua hat-trik untuk Liverpool dan yang ketiga untuk Manchester United.

Filippo Inzaghi adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa di kompetisi piala Eropa dengan 70 gol.

Data Pribadi

Tanggal lahir 9 Agustus 1973 (umur 37)

Templat lahi Piacenza, Italy

Tinggi 1.81 m

Posisi Striker

Informasi Klub

Klub saat ini Milan

Nomor 9

Karir Klub

Tahun Tim main (Gol)

1991–1995 Piacenza 39 (15)

1992–1993 Leffe (loan) 21 (13)

1993–1994 Verona (loan) 36 (13)

1995–1996 Parma 15 (2)

1996–1997 Atalanta 33 (24)

1997–2001 Juventus 122 (58)

2001– AC Milan 193 (72)

-Z.M-



30 pemain usia di bawah 21 thn termahal menurut www.futebolfinance.com.dalam mata uang Euro, Pato di urutan pertama.

1.Alexandre Pato, Brasil, 21, AC Milan, A, 25.000.000 - 40.000.000 €

2 Mario Balotelli, Italia, 20, Manchester City, A, 22.000.000 - 33.000.000 €

3 Tomas Müller, German, 21, Bayern Monaco, A, 18.500.000 - 28.500.000 €

4 Stevan Jovetic, Montenegro, 20, Fiorentina, A, 14.000.000 - 21.000.000 €

5 Eden Hazard, Belgia, 19, Lille, C, 13.000.000 - 19.000.000 €

6 Bojan Krkic, Spanyol, 20, Barcellona, A, 12.000.000 - 18.000.000 €

7 Marko Marin, German, 21, Werder Bremen, C, 11.000.000 - 17.000.000 €

8 Neymar, Brasil, 18, Santos, A, 11.000.000 - 17.000.000 €

9 Gareth Bale, Galles, 21, Tottenham, D, 10.500.000 - 16.500.000 €

10 Javier Pastore, Argentina, 21, Palermo, C, 10.000.000 - 15.000.000 €

11 Miralem Pjanic, Bosnia, 20, Lione, C, 10.000.000 - 15.000.000 €

12 Moussa Sissoko, Prancis, 21, Tolosa, C, 10.000.000 - 15.000.000 €

13 Toni Kroos, German, 20, Bayern Monaco, C, 9.500.000 - 14.500.000 €

14 Simon Kjaer, Denmark, 21, Wolfsburg, D, 9.500.000 - 14.500.000 €

15 Theo Walcott, Inggris, 21, Arsenal, A, 9.500.000 - 14.500.000 €

16 Jack Rodwell, Inggris, 19, Everton, C, 9.500.000 - 14.500.000 €

17 David De Gea, Spanyol, 19, Atl. Madrid, P, 9.500.000 - 14.500.000 €

18 Alan Dzagoev, Russia, 20, CSKA Mosca, C, 9.500.000 - 14.500.000 €

19 Holger Badstuber, German, 21, Bayern Monaco, D, 8.000.000 - 12.000.000 €

20 Alvaro Dominguez, Spanyol, 21, Atl. Madrid, D, 8.000.000 - 12.000.000 €

21 Ander Herrera, Spanyol, 21, Saragozza, C, 8.000.000 - 12.000.000 €

22 Romelu Lukaku, Belgia, 17, Anderlecht, A, 8.000.000 - 12.000.000 €

23 Davide Santon, Italia, 19, Inter, D, 8.000.000 - 12.000.000 €

24 Mamadou Sakho, Prancis, 20, Paris Saint Germain, D, 7.500.000 - 11.500.000 €

25 Breno, Brasil, 21, Bayern Monaco, D, 6.500.000 - 9.500.000 €

26 Sergio Canales, Spanyol, 19, Real Madrid, C, 6.500.000 - 9.500.000 €

27 Paulo Ganso, Brasil, 21, Santos, C, 6.500.000 - 9.500.000 €

28 Giuliano, Brasil, 20, Internacional, C, 6.500.000 - 9.500.000 €

29 Yann Mvila, Prancis, 20, Rennes, C, 6.500.000 - 9.500.000 €

30 Sotiris Ninis, Yunani, 20, Panathinaikos, C, 6.000.000 - 9.000.000 €

Alexandre Pato

Alexandre Rodrigues da Silva (lahir di Pato Branco, Paraná, Brasil, 2 September 1989; umur 21 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Alexandre Pato, adalah seorang pesepak bola Brasil yang membela klub A.C. Milan dengan posisi striker. Nama "Pato" yang berarti bebek diberikan kepadanya karena dia lahir di kota Pato Branco, Brazil.

Awal karir

Dia mulai bermain sepak bola indoor di kota kelahirannya pada usia tiga tahun. kemudian kemampuannya menjadi dikenal di seluruh negara bagian selatan Brasil Paraná karena menjadi pencetak gol yg handal juga menjadi pemain yang berbakat, setelah banyak mendapat pujian oleh para manajer, anak muda itu pergi ke Porto Alegre, Rio Grande do Sul, untuk mencoba bermain di Gremio . Ia berpaling dari Gremio klub yang ia telah diidolakan nya sejak kecil - kemudian saingannya Internacional meyakinkannya untuk bermain bersama mereka. Meskipun kedua klub menjadi musuh besar, orang tua Pato meyakinkan anaknya untuk beralih kesetiaan-Nya.

Pato mengatakan dalam sebuah wawancara dengan program televisi Brasil, Esporte Espetacular bahwa pada usia 11, ia mengalami patah lengann dan sambil memperlihatkan bekas lukanya, dokter menemukan tumor di lengannya, dan ada ketakutan lengannya harus diamputasi. namun operasi berhasil mengangkat tumornya.

Karir klub

Internacional

2006

Pada bulan Juni 2006, di saat usianya 16 tahun, Pato telah dikontrak oleh Sport Club Internacional untuk bermain di Campeonato Brasileiro U-20. Terlepas dari kenyataan bahwa dia bersaing dengan pemain empat tahun lebih tua dari dia, Pato menjadi top skorer kompetisi di Internacional Sub-20 mengalahkan Gremio 4-0. kemudian dia Siap untuk bergabung dengan Tim Utama Internacional pada bulan November pada tahun yang sama, akhirnya Debut Pato terjadi di Stadion Palestra Italia melawan klub raksasa Sao Paulo, Palmeiras untuk Campeonato Brasileiro. Alexandre Pato menemukan dan melewati saat semua harapan yang diharapkan darinya ketika ia mencetak gol profesional pertamanya dimenit pertama permainannya. Sisan permainannya dihabiskan untuk menggiring bola dan membingungkan lawan saat ia membuat dua assist (dan hampir membuat 2 gol nyai) untuk membantu Internacional mengalahkan Palmeiras 4-1. Ia kemudian di ganti di menit ke-77.

Pato termasuk dalam skuad Internacional yang memenangkan turnamen di club World Cup FIFA 2006 (Piala dunia antar klub). di turnamen ini, Pato memecahkan rekor yang telah lama di pegang Pelé, ketika Pato menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol dalam sebuah kompetisi resmi FIFA yang diselenggarakan, pada saat usianya 17 tahun 102 hari , melawan juara klub Afrika Al-Ahly.sedangkan Pele berusia 17 tahun dan 239 hari,ketika ia mencetak gol melawan Wales selama Piala Dunia FIFA 1958.

2007

menjaga dengan figur yang menjanjikan itu, Pato memulai debutnya di Campeonato Gaucho pada 24 Februari melawan Veranópolis dan mencetak gol untuk kemenangan tim nya 2-1. Dia juga memulai debutnya di Copa Libertadores pada tanggal 28 Februari melawan Emelec Ekuador (juga pertandingan pertama di Beira-Rio) dan mencetak satu gol yg berakhir 3-0 di pertandingan yang mendebarkan. Namun perhatian terbesar adalah waktu Pato dengan Internacional bertanding di Sudamericana Recopa saat ia membantu Internacional memenangkan gelar pertama mereka. Melawan Pachuca Meksiko, ia mencetak satu gol pada saat tim nya kalah 2-1 di Meksiko. Tetapi pada pertemuanya kembali pada bulan Juni tgl 7 dan dengan didukung lebih dari 51.000 penonton Colorado saat ini, Pato memiliki andil yang istimewa saat ia mencetak gol sekali dan memimpin 4-0 untuk memenangkan gelar ketiga internasional Internacional's.

AC Milan

Musim 2007-08

Juara Bertahan Eropa AC Milan resmi mengkonfirmasi penandatanganan Pato pada 2 Agustus 2007 dengan nilai transfer € 22 juta dari Internacional. sehubungan dengan peraturan FIFA tentang anak-anak non-Uni Eropa dibawah umur 18 tahun, Pato tidak bisa bermain di pertandingan resmi untuk Milan hingga 3 Januari 2008, saat jendela transfer Italia dan pendaftaran dibuka kembali. Namun Milan diizinkan untuk menyertakan dalam pertandingan persahabatan dan pelatihan. awal 3 September 2007, satu hari setelah berusia 18 tahun. Pato melakukan debut non-kompetitif dalam per tandingan yang berahir imbang 2-2 melawan Dynamo Kiev pada tanggal 7 September 2007 dan mencetak gol melalui sundulan kepalanya. Pada tanggal 4 Januari 2008, transfer Pato ke Milan menjadi resmi.

Pato mencetak gol pertama Milan di Serie A pada debut melawan Napoli dengan kemenangan 5-2 di kandang Milan, pada tanggal 13 Januari 2008.. Ia menyelesaikan musim 2007-08 dengan 9 gol dalam 20 penampilan (18 di liga).

Musim 2008-09

Pada akhir 2008, Pato mencetak dua gol di Milan dan menang atas Udinese 5-1 tepat sebelum liburan Natal, dan berhasil bersinar lagi dengan dua gol melawan Roma pada matchday berikut di Stadion Olimpico pada tanggal 11 Januari 2009, itu membuktikan bahwa ia adalah bagian penting dari serangan Milan. Dia terus tampil mengesankan untuk Milan, memukul enam gol dalam empat pertandingan, termasuk dalam pertandingan melawan Fiorentina pada tanggal 18 Januari. Pada tanggal 15 Februari, ia mencetak gol ke-11 musim ini dengan kekalahan 2-1 melawan rifalnya Inter Milan. Pada tanggal 26 Februari, Pato mencetak gol ke-12 nya melawan Werder Bremen di Piala UEFA, dipertandingan Milan yang bermain imbang 2-2, tetapi tersingkir dari kompetisi. Pato terus menunjukan bentuk permainan yang baik dengan dua gol melawan Siena pada tanggal 15 Maret. Pato menyelesaikan musim 2008-09 sebagai pencetak gol terbanyak di Milan dengan 18 gol.

Musim 2009-10

Pada tanggal 22 Agustus 2009, di pertandingan Pertama Serie A musim 2009/2010, Pato mencetak gol atas kemenangan 2-1 melawan Siena. Sekitar dua bulan kemudian,Pada tanggal 21 Oktober 2009, selama matchday 3 dari penyisihan grup liga Champions, Pato mencetak 2 gol dibabak kedua dengan kemenangan 3-2 melawan Real Madrid di Bernabéu. Dia bermain di sayap kanan dalam formasi 4-3-3. Pada tanggal 18 Januari 2010, Pato dianugerahi Pemain Muda of the Year pada acara Oscar del Calcio Serie A tahun 2009,dan menjadi pemain Brasil pertama yang diberikan padanya. Setelah sembuh dari cidera dan kembali ke Tim, Pato mencetak gol di masing-masing partai Milan di tiga pertandingan melawan Udinese, Bari, dan Fiorentina. Pada tanggal 28 Februari, dia mencetak dua gol di babak pertama di San Siro, membantu Milan mengalahkan Atalanta 3-1 namun pada pertengahan babak kedua ia di ganti karena cedera hamstring. cedera ini memaksa dia kehilangan dua pertandingan penting melawan Roma dan Manchester United. kesimpulan nya, dia cedera otot yang sama lagi sesaat setelah sembuh dan dipaksa untuk melewatkan sisa musim ini, dia bermain hanya 20 kali karena cedera kambuhan.

Musim 2010-11

Pada pertandingan pertama dimusim ini melawan Lecce, ia mencetak 2 gol dalam kemenangan 4-0 untuk Milan. Namun, ia kembali cidera dan kembali masuk meja Operasi .setelah sembuh dari cidera dan kembali bermain, dia mencetak dua gol melawan Chievo di San Siro, memberinya 4 gol dalam 4 penampilan di musim ini.

Karir Internasional

Setelah bermain Bagus di level klub, Pato sudah dipanggil untuk tim muda Brasil. Ia membantu Brazil memenangkan 2007 Youth Championship Amerika Selatan, negara yang memenuhi syarat untuk tahun 2007 FIFA U-20 Piala Dunia, dan dipilih oleh pelatih Brasil Dunga untuk Olimpiade 2008. Ia mencetak gol pertamanya untuk Tim Brasil senior pada debutnya melawan Swedia di Stadion Emirates di Inggris pada tanggal 26 Maret 2008, mengalahkan rekor Pelé dalam debut internasional . Dia tidak dipanggil oleh Dunga di Piala Dunia 2010, tetapi dipanggil untuk pertandingan persahabatan Brasil atas Amerika Serikat di mana ia mencetak gol kedua dan kedudukan 2-0. Ia mencetak gol kedua di Brazil atas kemenang 3-0 melawan Iran pada tanggal 7 Oktober 2010.keberhasilan Pato di tim nasional terus berlanjut ketika ia kembali mencetak gol ke gawang tuan rumah Ukraina dalam kemenangan 2-0.

Kehidupan pribadi

Sejak tahun 2007, Pato telah bertunangan dengan aktris Brasil Sthefany Brito. Mereka berpisah pada Januari 2009 karena ketidakmampuan mereka untuk menjaga hubungan jarak jauh. Namun Mereka kembali bersama, dan pada 7 Juli 2009, mereka menikah dalam sebuah upacara di Istana Copacabana di Rio de Janeiro. Namun, perkawinan itu berlangsung kurang dari sepuluh bulan, dan pasangan ini bercerai pada tanggal 21 April 2010, dengan memberitahukan bahwa Brito sering berpesta, karena alasan itulah Pato mengungkapkan perceraian mereka.

Informasi pribadi

Nama lengkap: Alexandre Rodrigues da Silva

Tanggal lahir : September 1989 (1989/09/02) (umur 21)

Tempat Lahir : Pato Branco, Paraná, Brazil

Tinggi : 1,81 m (5 ft 11 1 / 2 in)

Posisi : Penyerang

Informasi klubSaat ini

klub AC Milan

Nomor 7

karir Senior

Tahun Tim Main (gol)

2006-2007 Internacional 10 (6)

2007 - AC Milan 83 (40)

Tim Nasional

2007-2008 Brazil U20 12 (8)

2008- Brasil U-23 6 (2)

2008 - Brasil 11 (4)

-Z.M-